Inspiratif! Li Jinghan, Wanita Keturunan Cina yang Mendapat Dukungan Penuh Sang Ayah Untuk Menjadi Mualaf

Agama merupakan hal sensitif dalam semua bidang untuk dibahas. Berat bagi seseorang maupun lingkungan ketika harus melepas agama yang telah diyakini sejak kecil. Berbagai kritik sosial maupun larangan keluarga tentu akan berdatangan dan memperberat langkah dalam berhijrah.

Kehidupan beragama baik di Singapura maupun Malaysia sangat harmonis. Namun ketika seseorang memutuskan untuk berpindah agama dan memiliki keyakinan yang berbeda dengan keluarganya maka hal tersebut tidak akan mendapat dukungan dengan mudah. Dilansir dari republika.co.id hal ini tidak berlaku bagi Li Jinghan, wanita keturunan Cina yang memutuskan menjadi mualaf.

(foto: instagram @naanthewiser)

Kisahnya menjadi viral di sosial media belakangan ini, semua itu bermula ketika Jinghan membantu sang ayah bernegosiasi saat berbelanja online. Mengira konsumen yang akan ditemui adalah orang Melayu, pedagang online tersebut menanyakan apakah ayah Jinghan seorang Cina Muslim. Ayah Li Jinghan pun menampik bahwa ia bukan seorang Muslim, melainkan putrinya yang seorang perempuan Muslim dan berjilbab. Ayah Jinghan juga menjelaskan jika putrinya belum lama memeluk Islam. Awalnya Jinghan memiliki reaksi yang sama dengan sang pedagang, rasa tidak percaya dengan dukungan yang diberikan ayahnya ketika Jinghan memutuskan menjadi mualaf, karena bagi masyarakat di sekitar Jinghan tinggal hal tersebut tidak akan didapatkan dengan mudah.

(foto: instagram @naanthewiser)

Ayah Jinghan pun menjelaskan bahwa setiap manusia memiliki tujuan utama dalam hidup untuk mencapai kebahagiaan. Setiap orang akan menemukan kebahagiaan dengan cara yang berbeda-beda, dapat melalui kekayaan, keluarga, dan agama. Bagi ayah Jinghan hal yang dapat membuatnya bahagia sebagai seorang ayah adalah melihat anaknya bahagia. Ketika putrinya mendapat kebahagiaan dengan menjadi seorang mualaf maka tidak ada alasan bagi dirinya untuk menghalangi kebahagiaan putrinya tersebut.

Bagi Jinghan sendiri, ayahnya merupakan pria yang sangat sederhana tapi berpikiran mendalam. Bukan tipe orang yang mempermasalahkan norma sosial atau pendapat kerabat mereka selama putrinya bahagia. (Magnetv.net/KN)


Comment:

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Comment:

*Name