Tuai Protes, Model Logo Terbaru Airmax 270 Menyerupai Lafaz Allah

Nike merupakan salah satu brand sepatu olahraga ternama di seluruh dunia, inovasi dan kehadirannya tentu selalu dinanti oleh para konsumen setianya. Nike sebagai brand sepatu ternama tidak hanya ingin tenar dikalangan olahragawan, model terbaru bergaya lifestyle pertama dengan jenis Air Max telah diproduksinya yakni Air Max 270. Dilansir dari lanangindonesia.com model Air Max terbaru ini memiliki hak sepatu tertinggi diantara Air Max lainnya mencapai 32 mm. Model Air Max sendiri merupakan perpaduan antara Air Max 93 dan Air Max 180.

Memiliki gaya paling trendi diantara yang lain tentu membuat sepatu ini menjadi pujaan bagi para pengguna Nike. Bukan hanya desain sepatunya dengan gaya berbeda, ternyata logonya sendiri mengalami perombakan. Perombakan logo tersebut diklaim sebagai representasi merk dagang Air Max Nike. Memiliki maksud agar terlihat lebih trendy, namun sayangnya logo terbaru Air Max 270 justru menuai petisi.

(sepatu nike yang memiliki logo menyerupai lafaz Allah, foto: wikimedia)

Dilansir dari islampos.com petisi tersebut datang dari Saiqa Noreen seorang warga negara Inggris yang menyatakan bahwa logo tersebut mirip dengan tulisan “Allah” dalam bahasa Arab. Tentunya logo yang dibuat pada bagian bawah sepatu tersebut akan diinjak, ditendang dan ternoda karena lumpur atau bahkan kotoran. Hal tersebut dianggap sebagai tindakan yang kurang sopan dan menyinggung serta menghina umat Islam. Hingga Rabu (30/1/209) petisi online ini telah menjaring lebih dari 14 ribu tandatangan.

(foto:change.org)

Juru bicara Nike tentunya merespon hal tersebut dengan bijak, ia menjelaskan bahwa hal tersebut bukanlah suatu hal yang disengaja, karena logo yang dibuat hanya sebatas implementasi dari sebuah merk dagang dengan trendi. Pihak Nike akan memperhatikan lebih serius mengenai masalah ini.

Walaupun pihak Nike telah memberi penjelasan terkait hal tersebut, namun petisi yang telah ditanda tangani tetap bergulir, meminta Nike segera menarik sepatu tersebut dari pasaran. Dijelaskan pula bahwa hal ini bukan yang pertama bagi Nike, karena pada tahun 1997 Nike pernah mendapatkan petisi atas kejadian yang sama. Ketika itu Nike menyampaikan permohonan maaf dan berjanji akan memperketat pengawasan desain-logo untuk ke depannya. Nike juga menyumbang US$ 50.000 untuk taman bermain di sekolah Islam yang terletak di Amerika Serikat. (Magnetv.net/KN)


Comment:

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*Comment:

*Name